1. THE KNOWLEDGE OF GOD AND OF OURSELVES MUTUALLY CONNECTED. - NATURE OF THIS CONNECTION.
Sections.
1. The sum of true wisdom, viz., the knowledge of God and of ourselves. Effects of the latter.
3. Effects of the knowledge of God illustrated by the examples,
1. PENGETAHUAN DARI TUHAN DAN DIRI KITA SATU SAMA LAIN dihubungkan.- SIFAT DARI
KONEKSI ini.
Sections.
1. Tentang kebijaksanaan yang benar, Pengetahuan dari Tuhan dan tentang diri kita. Akibat yang terakhir.
2. Pengaruh karena pengetahuan dari Tuhan, dalam keredahan hati kami, memperkenalkan kemunafikan
kami, mempertunjukkan kesempurnaan yang absolut tentang Tuhan, dan ketidakberdayaan manusia.
3. Pengaruh pengetahuan Tuhan yang digambarkan oleh contoh,
1. dari kepala keluarga yang kudus;
2. dari para malaikat yang kudus;
3. dari matahari dan bulan itu.
2. WHAT IT IS TO KNOW GOD,--TENDENCY OF THIS KNOWLEDGE.
Sections.
2. APA ITU TUHAN MENGETAHUI. KECENDERUNGAN DARI PENGETAHUAN INI.
1. Menegaskan pengetahuan penciptaan dari Allah. Unsur dari pengetahuan ini, dan menggunakan penggunaan tentangnya.
2. Ilustrasi lebih lanjut dari penggunaan, bersama-sama dengan suatu teguran yang perlu tentang kecurigaan yang sia-sia, dan sangkalan dari Epicureans . Karakter seperti itu nampak bagi pemikiran, perbedaan dengan pandangan yang mustahil dari Epicureans itu. Definisi agama.
3. THE KNOWLEDGE OF GOD HAS BEEN NATURALLY IMPLANTED IN THE HUMAN MIND.
Sections
3. PENGETAHUAN DARI TUHAN TELAH SECARA ALAMI DITANAMKAN PADA PIKIRAN MANUSIA.
Section
1. Pengetahuan dari Tuhan dinyatakan untuk membuat semua orang yang terkutuk tanpa pernyataan menyesal. Pengakuan dan Kepercayaan yang universal dari keberadaan Tuhan.
2. Keberatan- agama itu dan kepercayaan kepada suatu Dewata adalah penemuan politikus yang licik. Sangkalan dari keberatan itu. Kepercayaan universal ini ditetapkan oleh ; misalnya dari orang yang jahat dan Atheists.
3. Yang ditetapkan juga oleh usaha yang sia-sia dari yang jahat untuk membuang semua ketakutan kepada. Tuhan dari pikiran mereka. Kesimpulan, bahwa pengetahuan dari Tuhan adalah secara alami ditanamkan pada pikiran manusia.
4. THE KNOWLEDGE OF GOD STIFLED OR CORRUPTED, IGNORANTLY OR MALICIOUSLY.
Sections.
2. Stubbornness the companion of impiety.
3. No pretext can justify superstition. This proved, first, from reason; and, secondly, from Scripture.
4. PENGETAHUAN DARI TUHAN YANG MEMADAMKAN ATAU DIRUSAK, DENGAN KETIDAK-TAHUAN ATAU DENGAN DENDAM.
Sections.
1. Pengetahuan dari God/Tuhan yang DIDIAMKAN oleh ketidak-tahuan, banyak orang yang jatuh ke dalam
takhyul.
dengan kebanggaan dan sikap keras kepala.
2. Sikap Keras Kepala sama dengan tidak menghormati.
3. Tidak (ada) alasan palsu dapat membenarkan takhyul. Ini dibuktikan, dulu, dari alasan; dan, yang kedua,
dari Kitab injil.
4. Yang jahat tidak pernah dengan sepenuh hati masuk ke dalam hadirat Tuhan. Karena kemunafikan mereka. Karenanya, juga, pengertian mereka dari Dewata memimpin ke arah hasil yang tidak baik.
5. THE KNOWLEDGE OF GOD CONSPICUOUS IN THE CREATION, AND CONTINUAL GOVERNMENT OF THE WORLD.
| This chapter consists of two parts: |
Sections.
1. The invisible and incomprehensible essence of God, to a certain extent, made visible in his works.
3. This more especially manifested in the structure of the human body.
8. Also his providence, power, and wisdom.
14. Though irradiated by the wondrous glories of creation, we cease not to follow our own ways.
5. PENGETAHUAN DARI TUHAN MENARIK PERHATIAN PENCIPTAAN, DAN PEMERINTAH DUNIA TERUS MENERUS.
Bab ini terdiri dari dua bagian :
1. Yang terdahulu, Yang menduduki yang pertama sepuluh bagian, membagi semua pekerjaan Allah dalam dua kelas, dan menerangkan pengetahuan dari Allah sebagaimana dalam bagian-bagian itu.
Bagian pertama dibicarakan dalam enam pokok bagian yang pertama, dan yang lain di yang empat yang mengikuti bagian;
2. Yang belakangan bagian dari bab menunjukkan, bahwa, dalam consekuensi kepada perbedaan yang besar dari ketololan manusia, penjelmaan itu dari Tuhan, bagaimanapun perspicuous, tidak mendorong kearah hasil apapun yang bermanfaat. Yang mana bagian ini, mulai di bagian yang ke sebelas, kemudian dilanjutkan sampai akhir bab ini.
Section
1. Tidak kelihatan dan Inti sari yang tidak dapat dimengerti dan tentang Tuhan, sampai tingkat kepastian, kelihatan dalam pekerjaan-Nya.
2. Penyataan bagian pertama dari karya ini, viz., tindakan mengagumkan dari surga dan bumi, simetri dari tubuh manusia, dan koneksi tentang bagiannya; singkatnya, berbagai yang object yang mana diperkenalkan setiap mata.
3. Terutama menyatakan di struktur dari tubuh itu.


No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.